Tom Sullivan (kanan) dan putrinya Meg Sullivan (kiri). [Twitter/@megsullivan07]
Tom Sullivan (kanan) dan putrinya Meg Sullivan (kiri). [Twitter/@megsullivan07]

Setiap orang tua yang baik tentu akan merasa sedih ketika harus melepas buah hatinya pergi jauh, meskipun untuk menuntut ilmu guna sukses di masa depan.

Setidaknya, perasaan seperti itu ditunjukkan oleh ayah dari seorang gadis bernama Meg Sullivan di Tracoma, Washington, Amerika Serikat.

Sang ayah menyatakan kesedihannya melalui cara unik, yakni memberikan surat di kotak makan sang putri.

Tom, begitu nama sang ayah, memunyai kebiasaan membekali putrinya dengan jeruk yang sudah dikupas untuk makan siang.

Kebiasaan itu sudah dilakukan sejak Meg mulai bersekolah di taman kanak-kanak. Hal yang sama terus dilakukan Tom setiap hari sampai sang putri kekinian berusia 18 tahun dan baru menamatkan sekolahnya di SMA.

“Ayahku selalu membekaliku jeruk yang sudah dikupasnya terlebih dulu untuk bekal makan siang. Aku suka, apalagi dilakukan setiap hari. Tapi, pada hari terakhirku bersekolah di SMA, aku mendapatkan surat ini di kotak makan,” tulis Meg di akun Twitter pribadinya.

Tak seperti hari-hari biasanya, dalam foto kotak makan yang diunggah Meg, tampak terdapat jeruk yang belum dikupas sang ayah pada hari terakhir dirinya bersekolah.

Selain dua jeruk, terdapat secarik kertas yang memuat gambar sekaligus instruksi cara mengupas kulit jeruk secara baik dan benar.

Dalam kertas itu juga, terdapat tulisan tangan sang ayah, “it’s time baby girl,” yang bisa diartikan “ini sudah waktunya putriku sayang”. Sang ayah juga menggambarkan wajahnya tengah menangis.

Meg mengerti, sang ayah akhirnya menyadari sang putri sudah dewasa dan harus mandiri dalam segala hal, termasuk mengupas kulit jeruk makan siangnya.

Melalui surat itu juga, Meg menuturkan sang ayah hendak memberikan pesan bahwa dirinya dibolehkan berkuliah di universitas luar Tracoma.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *