5 Tips Sebelum Membeli Handphone Bekas

admin kepo

5 Tips Sebelum Membeli Handphone Bekas

Handphone telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari dan pekerjaan kita. Fungsinya yang serba guna membuat kita membutuhkan handphone berkualitas tinggi yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Namun, sayangnya, kebanyakan handphone berkualitas tinggi dijual dengan harga yang cukup tinggi.

Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah membeli handphone bekas. Namun, sebelum memutuskan untuk membeli handphone bekas, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan. Berikut adalah 5 tips penting sebelum membeli handphone bekas agar Anda bisa mendapatkan handphone yang sesuai dengan kebutuhan Anda:

Table of Contents

Cek IMEI dan Keasliannya

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memeriksa nomor IMEI handphone yang akan Anda beli. IMEI, atau International Mobile Equipment Identity, adalah identitas unik setiap handphone. Nomor IMEI dapat ditemukan di dalam kotak handphone atau dapat diminta langsung kepada penjual.

Setelah mendapatkan nomor IMEI, Anda dapat memeriksanya di situs web pemerintah untuk memastikan keasliannya. Di Indonesia, pendaftaran IMEI diperlukan jika handphone tersebut bukan dibeli dari penjual resmi seperti iPhone, Samsung, Digimap, dll. Pemeriksaan status IMEI penting untuk memastikan bahwa handphone bekas yang akan Anda beli memiliki riwayat yang baik.

Baca juga: Pengertian Jaringan 5G dan Manfaatnya

Tanyakan Garansi

Setelah memeriksa IMEI, langkah berikutnya adalah menanyakan tentang garansi handphone. Meskipun kemungkinan mendapatkan garansi pada handphone bekas relatif kecil, ada baiknya untuk menanyakan kepada penjual apakah handphone masih memiliki garansi resmi dari toko aslinya.

Jika handphone tidak memiliki garansi, Anda dapat mencoba untuk bernegosiasi dengan penjual agar mendapatkan garansi. Garansi dapat membantu Anda memeriksa kondisi handphone setelah pembelian dan memberikan jaminan keamanan selama beberapa waktu tertentu.

Cek Kondisi Fisik dan Fitur

Setelah mendapatkan handphone atau melakukan pemeriksaan di toko, perhatikan kondisi fisik handphone. Periksa apakah ada goresan atau kerusakan fisik lainnya. Pastikan kondisinya sesuai dengan deskripsi yang diberikan oleh penjual.Selain itu, lakukan pemeriksaan terhadap fitur-fitur yang ada di dalam handphone.

Beberapa fitur yang perlu diperiksa meliputi koneksi (Wi-Fi, sinyal, Bluetooth), tombol dan keyboard, suara dan mikrofon, kamera, dan kondisi baterai. Pastikan semuanya berfungsi dengan baik.

Cari Penjual yang Terpercaya

Penting untuk memilih penjual yang terpercaya. Jika memungkinkan, tentukan apakah Anda akan membeli secara online atau langsung di toko fisik. Cari dan catat toko yang akan Anda kunjungi, dan periksa ulasan pelanggan tentang toko tersebut.Untuk mendapatkan ulasan yang lebih akurat, cari ulasan di media sosial seperti Twitter, Instagram, dan Facebook.

Selain itu, periksa ulasan di platform seperti Kaskus atau Quora. Pastikan untuk mendapatkan informasi yang akurat sebelum menentukan toko tempat Anda akan membeli handphone bekas.

Baca juga: Solusi Ampuh Mengatasi Sinyal Hilang di HP

Jangan Tergiur Harga Murah

Meskipun handphone bekas memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan handphone baru, ini bukan berarti Anda harus mengabaikan kualitasnya. Beberapa handphone bekas berkualitas mungkin memiliki harga yang lebih rendah, namun hindari tergoda oleh penawaran yang terlalu murah.

Lakukan pengecekan menyeluruh terhadap penjual dan handphone tersebut sebelum memutuskan untuk membeli. Pastikan bahwa handphone yang Anda pilih memiliki kualitas yang baik dan dapat berfungsi dengan baik.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat meminimalkan risiko dan meningkatkan peluang untuk mendapatkan handphone bekas yang sesuai dengan kebutuhan dan ekspektasi Anda.

Also Read

Bagikan:

Tinggalkan komentar